Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Juni 2020

“WANDELEN NAAR BUITENZORG”


Perjalanan Study Tour MGMP IPS Kabupaten Pandeglang di Kota Bogor, dilanjutkan ke tempat berikutnya, yaitu Monumen dan Museum PETA. Yuk, mari kita simak informasi yang kami dapatkan seputar Monumen dan Museum PETA.....

MONUMEN DAN MUSEUM PETA (PEMBELA TANAH AIR)

(Sumber : https://www.tempatwisata.pro/wisata/Museum-PETA)

       
A.     Lokasi Monumen dan  Museum PETA
   Monumen dan museum PETA terletak di Jalan Jenderal Sudirman No.35, Pabaton,     Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Letaknya berdekatan dengan  Istana Bogor.   Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-14.30 WIB dan untuk hari Sabtu, Minggu serta hari Libur lainnya museum ini tutup.

      B.     Sejarah Monumen dan Museum PETA
Gedung yang sekarang dijadikan sebagai museum PETA dibangun pada tahun 1745  dengan gaya bangunan Eropa (Inggris) oleh para tentara KNIL. Kemudian pada masa pendudukan Jepang, gedung ini menjadi tempat berlatihnya tentara PETA. Tentara PETA (Kyodo Bo-ei Giyugun) dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943 berdasarkan maklumat Osamo Sirei No.44 (dekrit) yang diumumkan oleh Panglima Tentara Keenambelas, yaitu Letnan Jenderal Kumakhici Harada. Tentara PETA merupakan cikal bakal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tokoh PETA yang terkenal diantaranya adalah Jenderal Sudirman, Presiden Soeharto, dan Supriyadi. 

Minggu, 31 Mei 2020

“WANDELEN NAAR BUITENZORG”

“WANDELEN NAAR BUITENZORG” (Sekilas Cerita Perjalanan Study Wisata Keluarga MGMP IPS Kabupaten Pandeglang) Perjalanan awal dimulai pada subuh hari pada tanggal 19 November 2011, bus travel melakukan penjemputan pada beberapa titik kumpul sekitar kota pandeglang. Buitenzorg merupakan kota dengan hawa yang sejuk karena berada di kaki Gunung Salak dan curah hujannya yang tinggi sehingga Kota ini sekarang dikenal dengan kota hujan. Biutenzorg menjadi lokasi yang dipilih oleh orang-orang Belanda yang tinggal dan bekerja di Batavia pada jaman dulu. Oleh karena Itu orang-orang Belanda menyebut kota ini “Buitenzorg” yang artinya “tanpa kekhawatiran”. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih tiga jam sampailah rombongan ke lokasi pertama yaitu Prasasti Batu tulis. Prasasti yang berada dalam sebuah ruangan yang dikelilingi oleh pekarangan nampak jelas terdapat batu utama, batu lingga, batu senderan dan sebuah batu dibagian bawah disebut batu ceper. Prasasti ini merupakan bukti sejarah berdirinya kerajaan Pakuan Pajajaran. Setelah puas melakukan pengamatan dan dokumentasi tim MGMP Kabupaten Pandeglang meneruskan perjalanan ketempat selanjutnya yaitu ....